PT Srikandhi Nusantara Jaya (SNJ) menyediakan jasa Function Test dan Pre-Commissioning sistem instrumentasi untuk berbagai fasilitas oil & gas, petrokimia, pembangkit listrik, manufaktur, pengolahan air, serta industri proses lainnya di seluruh Indonesia. Layanan kami mencakup verifikasi instalasi, pengujian fungsi peralatan, loop verification, cause & effect test, interlock test, serta pemeriksaan kesiapan sistem sebelum memasuki tahap commissioning dan plant startup.
Function Test dan Pre-Commissioning merupakan tahapan penting dalam siklus pelaksanaan proyek yang bertujuan memastikan seluruh instrumen, sistem kontrol, dan perangkat keselamatan telah terpasang sesuai dokumen engineering, berfungsi sebagaimana mestinya, serta siap dioperasikan. Seluruh pengujian dilakukan terhadap field instrument, Junction Box, Marshalling Cabinet, Distributed Control System (DCS), Programmable Logic Controller (PLC), Emergency Shutdown System (ESD), hingga Safety Instrumented System (SIS) untuk memverifikasi integritas, fungsi, dan keandalan setiap sistem.
Didukung oleh tenaga ahli berpengalaman, PT Srikandhi Nusantara Jaya melaksanakan setiap pekerjaan sesuai standar IEC, ISA, API, serta spesifikasi teknis proyek. Seluruh proses Function Test & PreCommissioning didokumentasikan secara lengkap sebagai bagian dari proses Testing, Commissioning, dan Project Handover, sehingga sistem siap memasuki tahap operasi secara aman, andal, dan sesuai dengan persyaratan desain.
Kami menyediakan layanan Interlock & Cause and Effect Testing untuk memverifikasi bahwa seluruh logika interlock berfungsi sesuai Cause and Effect Diagram, Control Philosophy, dan Safety Requirement Specification (SRS) yang telah disetujui. Pengujian dilakukan melalui simulasi berbagai kondisi proses untuk memastikan setiap aksi proteksi, alarm, permissive, dan shutdown berjalan sesuai desain serta memenuhi persyaratan keselamatan operasional.
Layanan Emergency Shutdown (ESD) System Testing mencakup pengujian seluruh fungsi Emergency Shutdown System, mulai dari verifikasi sinyal input, logika pada Safety PLC atau Safety Instrumented System (SIS), hingga respons perangkat keluaran seperti shutdown valve, control valve, pompa, motor, dan peralatan proses lainnya. Seluruh pengujian dilakukan sesuai Shutdown Philosophy, Cause and Effect Diagram, serta prosedur commissioning yang berlaku.
Kami melaksanakan High Integrity Pressure Protection System (HIPPS) Testing untuk memastikan sistem proteksi tekanan berfungsi sesuai target Safety Integrity Level (SIL) dan Safety Requirement Specification (SRS). Ruang lingkup pekerjaan meliputi verifikasi sensor voting logic (1oo2, 2oo3, dan konfigurasi lainnya), pengujian final element, pengukuran response time, serta verifikasi fungsi sistem sesuai standar IEC 61511 dan spesifikasi proyek.
Layanan DCS & PLC Functional Verification bertujuan memastikan seluruh fungsi sistem kontrol beroperasi sesuai desain. Pengujian mencakup verifikasi PID Control Loop, Sequence Logic, Alarm Management, Trip Function, Operator Interface (HMI), Input/Output (I/O), komunikasi sistem, serta historical data logging untuk memastikan seluruh fungsi kontrol dan monitoring bekerja secara optimal sebelum tahap commissioning.
Kami menyediakan layanan Fire & Gas (F&G) System Functional Testing yang meliputi pengujian Smoke Detector, Heat Detector, Flame Detector, Gas Detector, Alarm Annunciation, Deluge System, serta integrasi dengan Emergency Shutdown System (ESD) dan sistem keselamatan lainnya. Seluruh pengujian dilakukan berdasarkan Cause and Effect Diagram, Fire & Gas Philosophy, serta spesifikasi teknis proyek guna memastikan respons sistem keselamatan berjalan secara cepat, akurat, dan andal pada kondisi darurat.
Pelaksanaan Function Test dan Pre-Commissioning secara menyeluruh memberikan jaminan bahwa sistem instrumentasi dan kontrol telah siap memasuki tahap commissioning serta operasi awal fasilitas. Beberapa manfaat utama yang diperoleh antara lain:
Meningkatkan Keselamatan Operasional
Memastikan seluruh fungsi kontrol, interlock, dan sistem keselamatan bekerja sesuai filosofi operasi serta persyaratan desain sejak awal pengoperasian.
Mengidentifikasi Ketidaksesuaian Sejak Dini
Menemukan dan memperbaiki potensi ketidaksesuaian instalasi, konfigurasi, maupun fungsi sistem sebelum proses startup, sehingga mengurangi risiko pekerjaan ulang (rework).
Mengurangi Risiko Selama Startup
Memverifikasi kesiapan seluruh sistem untuk meminimalkan potensi gangguan operasional, trip yang tidak diinginkan, maupun kegagalan fungsi saat proses plant startup.
Memenuhi Persyaratan Teknis dan Regulasi
Mendukung pemenuhan persyaratan proyek, standar industri, serta prosedur Testing, Commissioning, dan Project Handover sesuai spesifikasi yang berlaku.
Meningkatkan Kepercayaan Terhadap Keandalan Sistem
Memberikan keyakinan kepada pemilik fasilitas, operator, dan tim operasi bahwa seluruh sistem instrumentasi, kontrol, dan keselamatan telah berfungsi sesuai spesifikasi desain.
Menyediakan Dokumentasi sebagai Baseline Operasional
Menghasilkan dokumentasi hasil pengujian yang dapat digunakan sebagai baseline performance untuk kegiatan operasi, inspeksi, troubleshooting, pemeliharaan, serta evaluasi sistem pada masa mendatang.